Sebelum Bertanya, Tanya Dulu: Apa Manfaatnya?

Intisari “Kajian Singkat – Pentingnya Menjaga Lisan” (klik judul kajian untuk menuju video).
Penceramah: Ustadz Khalid Basalamah.

Bagaimana kita menutup pintu-pintu waswas setan?

Dalam sebuah hadits disebutkan:

“Seorang muslim ialah orang yang kaum muslimin lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Dan orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.” (Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim).

Inilah cara pertama untuk menepis waswas setan, yaitu mengontrol lisan kita supaya tidak menyakiti orang lain.

Jika ingin bicara, maka bicaralah yang bermanfaat. Jika bertanya, tanyakan dulu apakah pertanyaan tersebut bermanfaat atau tidak buat diri Anda.

Sebagai contoh, ada orang pakai baju warna merah, biru, hijau, atau putih, lalu Anda mau bertanya “itu baju beli dimana?”, misalnya, maka tanyakan dulu pertanyaan tersebut bermanfaat atau tidak buat Anda. Jika memang ingin membeli baju yang sama tentu silakan bertanya, tapi jika tidak maka tidak perlu bertanya.

Sampai pertanyaan yang mubah seperti itu pun tidak perlu ditanya, ini termasuk upaya menyelamatkan orang lain dari lidah kita. Kuatir salah ngomong sehingga menyakiti hati yang ditanya, misalnya “tapi bajunya kebesaran” dan sebagainya.

Leave a Comment